Home Karya Pemuda Istiqamah Health Corner Keutamaan Jahe

Keutamaan Jahe

44
0
source : www.freepik.com

“Dan di sana (surga) mereka diberi segelas minuman bercampur jahe. “(QS. Al-Insan:17)

Jahe (Zingiber officinele), merupakan salah satu rempah kebanggaan Indonesia. Terkenal dengan rasanya yang hangat di badan.

Ingatkah kawan, pada buku sejarah saat kita sekolah dulu? “Indonesia di jajah karena rempah”. Empon-empon (rempah), merupakan harta karun negara kita yang terkadang dipandang sebelah mata. Bukan hanya rasanya yang hangat dan menenangkan, jahe juga kaya dengan berjuta manfaat. Begitu utamanya jahe, hingga namanya termaktub dalam Alquran. Pada surah al-Insan ayat 17, dinyatakan bahwa jahe merupakan salah satu campuran dari minuman penghuni surga.

Awal penyebarannya, jahe diprediksi dibawa oleh bangsa India. Ada juga yang beranggapan bahwa jahe dibawa oleh bangsa Tiongkok, sebelum akhirnya tumbuh subur di Indonesia karena iklim tropisnya dan tanahnya yang baik sebagai habitat hidup jahe dengan kualitas unggul. Jahe banyak mengandung senyawa fitokimia yang berkhasiat. Zingiberol merupakan atsiri utama pada jahe. Polifenolnya bertindak sebagai antioksidan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan juga menangkal radikal bebas penyebab penyakit degenerative seperti kanker.

Herba pedas ini pun mengandung zat anti-inflamasi yang dapat membantu mengatasi asam urat. Pemberian jahe secara eksternal pada ara sendi dapat membantu meredakan rheumatoidarthritis (asam urat). Selain penggunaan secara topical (penggunaan luar pada area tujuan), jahe juga dapat mencegah inflamasi (peradangan) dengan cara dikonsumsi air rebusannya. Senyawa anti-inflamasi pada jahe mengambat prostaglandin yang menjadi “kunci peradangan”.

Bahkan belakangan ini jahe juga banyak diteliti sebagai adjuvant para penderita Covid-19 oleh Kemenkes RI. Jahe memiliki zat yang bersifat imunostimulan (memperkuat system imun pada tubuh). Rasanya yang menghangatkan serta kandungannya yang bermanfaat, membuat jahe menjadi salah satu bahan alami yang baik digunakan untuk menjadi tameng diri di masa pandemi dan cuaca ekstrim seperti sekarang ini. Allah berfirman dalam surah an-Nahl ayat 114 yang berbunyi “Makanlah makanan yang halal lagi thoyyib”.


Penulis : Zahra Fadhilah S.Pd

Referensi: Kemenkes RI. (2017). Formularium Tanaman Obat Indonesia. Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here