Home Karya Pemuda Muslimah Notes Cinta Di Jalan Mulia

Cinta Di Jalan Mulia

470
0
source : www.freepik.com

Dalam setiap langkah panjang, cinta membuat kita kuat. Cinta membuat kita mulia jika mampu menempatkannya pada hal yang diridhoi-Nya. Namun jika cinta yang kita punya tidak terarah, kita akan sulit menentukan sikap. Jika diri sendiri lebih kita cintai, maka celah jalan menuju mulia seketika tertutup.

Seseorang yang ditulis dalam sejarah, ia adalah teladan wanita shalihah yang menunaikan hak-hak suami dengan baik. Ia teladan seorang ibu yang penyayang, seorang pendidik yang mulia dan juga da’i.

Ialah Ummu Sulaim, ketika ada seorang lelaki yang datang memberanikan diri untuk menikahinya dan menawarkan mahar yang menarik, Ummu Sulaim menolak semua mahar itu dengan sepenuh kemuliaan sambil berkata;

‘Demi Allah, lelaki sepertimu tak patut ditolak siapa pun. Tetapi saya wanita muslimah, dan tidak boleh menikah dengan lelaki kafir.’

Namun Ummu Sulaim adalah seorang da’i wanita yang cerdas,sampai riwayat dalam sejarah mengatakan, “belum pernah kami mendengar mahar yang lebih mulia dari mahar Ummu Sulaim; yaitu Islam.”

Dari sini kita menilik jalan mulia, ketika seorang muslimah mempunyai cinta yang lebih besar dari sekedar mencintai dirinya sendiri. Ketika keta’atan menjadi suatu keharusan yang tidak boleh dilanggar batasannya, maka Allah selalu memberi jalan yang lebih indah ketika cinta itu berada di jalan yang mulia.

Menjadi muslimah yang hidup dipenghujung zaman, ragu dan godaan memang seringkali singgah. Tetapi jika tidak begitu, bagaimana cara kita mengukur cinta pada batasan yang semestinya. Setidaknya, sabarnya kita dalam ta’at semoga mampu mengantarkan kita pada kemuliaan kelak.


Penulis : Ai Nurasiyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here